Kami Indonesia

Tutup

Kisah Stan Lee, Pencipta Karakter Spiderman yang Meninggal Dunia

14-Nov-2018 79 0

Kamiindonesia.id - Kabar duka menghampiri para pecinta dunia superhero. Hal itu dikarenakan salah satu pencipta komik superhero terbaik dunia, Stan Lee meninggal dunia di usia 95 tahun. Stan Lee merupakan tokoh yang merevolusi komik dunia di tahun 60an hingga saat ini. Bahkan berkat kejeniusannyalah tokoh-tokoh superhero seperti Spiderman, Iron Man, Hulk dan The Avengers bisa kita saksikan dalam bentuk live-action seperti saat ini.

Tak hanya itu, kehadiran ikoniknya sebagai cameo dalam film-film Marvel selalu mampu menggelitik penonton dan menjadi hiburan tersendiri. Walaupun dia adalah seorang tokoh yang sangat populer di dunia, mungkin tak banyak yang tahu tentang kisah-kisah masa lalunya yang menarik.

1. Bergabung dengan militer Amerika pada tahun 1942

Stan Lee pernah masuk militer Amerika pada tahun 1942 saat Perang Dunia II dan mengabdi di Signal Corp. Dia memperbaiki tiang telegraf dan berbagai peralatan komunikasi lainnya. Lee kemudian dipindahkan ke bagian departemen pelatihan film, di mana dia harus menulis buku panduan, slogan dan terkadang kartun-kartun.

Klasifikasi militernya saat ini adalah "Playwright," sebuah klasifikasi yang hanya diberikan sembilan orang.

 2. Sempat hampir keluar dari dunia komiknytimes.com

Stan Lee pernah hampir akan keluar dari dunia komik saat dia diminta untuk menggunakan kata-kata yang lebih sederhana karena saat itu komiknya terlihat lebih kekanak-kanakan.

Tahun 50an, editor DC Comics, Julius Schwartzs sukses besar saat menghadirkan cerita The Flash terbaru. Akhirnya, publisher Marvel pun meminta Lee untuk menciptakan sebuah tim superhero baru.

Merencanakan Fantastic Four untuk menjadi ciptaan komiknya yang terakhir, ia dengan sengaja--dalam upaya tindakan pemberontakan--meningkatkan kompleksitas ceritanya. Jauh dari petualangan slapstick yang diharapkan atasannya, namun Stan justru menemukan sesuatu yang luar biasa.

Tokoh-tokoh superhero tersebut justru semakin dicintai karena hadir dengan karakter yang memiliki permasalahannya masing-masing layaknya manusia biasa.

3. Kesuksesan Fantastic Four melahirkan X-Men dan The Avengers

Kesuksesan Fantastic Four menjadi awal kelahiran kelompok superhero Marvel lainnya seperti X-men dan The Avengers. Padahal pada awalnya penerbit menginginkan sebuah tim superhero yang lebih mirip dengan tim superhero milik DC, Justice League of America.

Namun kemampuan Stan Lee menciptakan tokoh karakter superhero yang lebih manusiawi justru sangat disukai para pembacanya. X-Men dan The Avengers pun lahir dan berhasil sukses secara finansial.

Pada tahun 1970an, departemen kesehatan dan pendidikan Amerika meminta Stan Lee untuk menulis cerita komik tentang bahaya narkoba. Lee pun berhasil menerbitkannya pada tahun 1971 dengan kisah 'Amazing Spider-Man'

Berkisah tentang sahabat Peter Parker, Harry Osborne yang meninggal akibat overdosis. Awalnya, Otoritas Kode etik Komik menolak untuk memberikan ijin. Terlepas dari konteksnya, aturan mereka pada saat itu melarang penggambaran penggunaan narkoba. 

Namun dengan dukungan Martin Goodman, judul itu dipublikasikan, tanpa stempel. Sementara Otoritas Kode Komik tidak mau membiarkan penggambaran negatif penyalahgunaan zat, mereka pun mengakui komik tersebut dan merubah aturannya.

Source: Idntimes.com

Foto: Eggabase.com