Mustofa
Penulis

Belajarlah dari kegagalan sebab kamu akan menemukan jawabannya

Tutup

Universitas Tanjungpura Pontianak Raih Prestasi Debat Konstitusi MPR-RI Go-Nasional

09-Feb-2019 123 0

Lomba Debat Hukum Mahasiswa- Pekan Debat Konstitusi MPR RI Tingkat Perguruan Tinggi Se Indonesia Tahun 2019 Seleksi Daerah Provinsi Kalimantan Barat Dan Kalimantan Tengah yang di selenggarakan Pontianak Mercure Hotel 8-9 Februari 2019.

Dalam pelaksanaan Pekan Konstitusi MPR RI tersebut peserta dibagi dalam 2 katagori, yaitu Constitutional Drafting dan Debat Konstitusi. Utusan Peserta Perwakilan Universitas Kalimantan Barat DanKalimantan Tengah yang turut Berkompetisi yaitu: Universitas Tanjungpura Pontianak,Universitas Panca Bakti Pontianak,Universitas Palangkaraya Kalimantan Tengah,IAIN Palangkaraya Kalimantan Tengah

Debat Mahasiswa

Masing-masing peserta menunjukkan kepiawaian berdebat dengan mendasarkan pada argumen-argumen mengacu pada UUD, UU, dan pendapat pakar hukum

Acara yang dipandu Presenter, Dian salah satu staf  biro Pengkajian MPR RI yang menampilkan tiga orang juri profesional, yaitu H.Sy Abdullah Al Kadri DPR RI Komisi V Dapil Kalbar, Yanain Indrawan Kepala Biro Pengkajian  MPR RI, Juni Jondriman Kepala bagian Sekretariat lembaga Pengkajian MPR RI

DPR RI dapil Kalimantan Barat, Sy Abdullah Al Kadri, yang dalam kesempatan itu juga menjadi salah satu juri, dirinya memberi apresiasi kepada peserta debat perlu dikembangkan lebih lanjut lagi. ''Dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini menurut hemat saya perlu di tingkatkan, dalam rangka juga mengacu dalam peningkatan sumber daya manusia yang kedua saya melihat memang ada beberapa argument perlu lebih tajam lagi artinya dari unsur filosofinya umpanya berkaitan dengan DPD itu dibentuk sebagai mewakili representasi daerah artinya kenapa mungkin partai politik dpr itu adalah merupakan juga  dari kepanjangan rakyat tetapi juga mewakili partai-partai sehingga ada tentu ada kepentingan-kepentingan secara politis yang berkaitan dengan itu,''Pungkasnya

Sementara itu menurut Yanain juri Indrawan Debat Konstitusi ''saya memberikan apresiasi selain penguasaan materi debat perlu di perhatikan teknik komunikasi jadi ada baiknya paling tidak diawal mau mendengarkan apa sih yang mau di bicarakan saya berharap dari pulau kalimantan akan muncul pantun pantun di awal mungkin itu menarik,''ujarnya (sembari tertawa)

 

Tema Debat Mahasiswa

 

Salah satu yang menarik dan luar biasa dari lomba debat ini adalah tema debat atau mosi yang dibawakan oleh para peserta. Temanya sangat update dan menyita perhatian bangsa selama ini seperti isu penambahan hukuman terpidana kasus korupsi dan soal syarat Presidential Threshold (PT) dalam pemilihan umum Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.

Beberapa kali para juri dan penonton bertepuk tangan dan terkagum kagum dengan gaya bahasa debat dan sambil menyalahi argumentasi dari kubu pro dan kontra  menangkis serta menjelaskan tema yang diperdebatkan. “ Sangat Luar biasa, saya rasa generasi muda kita saat ini memiliki kualitas yang baik untuk menerbitkan calon pemimpin yang baik ini terbukti dari penguasaan materi mereka yang tidak asal-asalan. Mereka betul-betul menguasai. Melihat ini kita bisa berharap banyaklah untuk masa depan Indonesia bisa mewujudkan generasi yang memiliki integritas tinggi” Ujar Anton Army (Salah satu Paktisi Hukum)

Selanjutnya Final Lomba Debat Konstitisi MPR 2019 yang berakhir dengan melihat dari hasil dan ditetapkan para juri, keluar sebagai pemenang meraih Juara pertama adalah Universitas Tanjungpura Pontianak (Nusantara 4), posisi kedua di raih IAIN Palangkaraya, posisi ketiga ditempati Universitas Panca bakti Pontianak (Nusantara 3) dan posisi keempat diterima Universitas palangkaraya (Nusantara 1) . Seluruh pemenang sama-sama mendapatkan sertifikat, trophy dan uang pembinaan.

Sumber Informasi: Mustofa (Pendamping Program Kerja DPRI Komisi V)