Kami Indonesia

Tutup

Majelis Rektor PTN Siap Tampung Mahasiswa dari Palu

05-Oct-2018 101 0

Kamiindonesia.id - Kerusakan akibat gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah memaksa mahasiswa di sana untuk libur. Salah satunya kerusakan yang parah di kampus Universitas Tadaluko (Untad) membuat kegiatan perkuliahan di Untad terpaksa harus dihentikan sementara waktu. 

Mahasiswa pun diliburkan selama proses rekonstruksi bangunan dan perbaikan sistem operasi kampus Untad selesai.

Sebanyak 38 PTN siap menampung mahasiswa Untad. Melalui, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) mereka siap membantu kelangsungan proses belajar para mahasiswa Untad,

Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA, Ketua MPRTNI mengatakan, mereka menginisiasi program kuliah sementara untuk mahasiswa Untad yang sedang mengungsi di luar Palu. Program ini untuk dapat membantu kelangsungan proses belajar para mahasiswa Untad.

“Mahasiswa Untad dipersilakan untuk dapat mengikuti program “sit in” pada Prodi yang berkesesuaian,” kata Kadarsah yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung. 

Namun, menurutnya, ada prosedur yang harus diikuti oleh mahasiswa. Pertama, mahasiswa Untad yang berada di kota atau daerah yang dekat dengan salah satu PTN dipersilakan segera menghubungi Dekan Fakultas yang memiliki program studi berkesesuaian di PTN tersebut. Mereka dapat menghubungi pihak Rektorat sambil menunjukkan kartu pengenal yang sah.

“Data mahasiswa peserta program “sit in” tersebut akan dicatat dan dilaporkan ke dekan terkait untuk mendapat konfirmasi dan persetujuan,” ungkap Kadarsah.

Selanjutnya untuk nilai mata kuliah pada akhir semester tetap dikeluarkan oleh pihak Untad. PTN yang menerima
program “sit in” hanya sebagai tempat kuliah saja.

PTN penyelenggara program “sit in” tersebut hanya akan memberikan akses pada para mahasiswa Untad untuk dapat mengikuti proses pembelajaran dengan ketentuan yang akan diatur oleh masing-masing PTN. Prodi yang dipilih mahasiswa juga harus relevan dengan matakuliah sejenis di PTN lain yang dipilih.

Kadarsah berharap, kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaikbaiknya oleh mahasiswa Untad. Agar kegiatan akademik pada semester awal Tahun Akademik 2018/2019 tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Menurut Kadarsyah, jumlah PTN ini masih bisa bertambah sesuai dengan kesediaan PTN masing-masing. Ia berharap seluruh masyarakat yang terdampak di wilayah bencana Palu, Donggala, Sigi, Parigi
Moutong dan sekitarnya diberi kekuatan dan ketabahan oleh Tuhan YMK.

“Khusus kepada Sivitas Akademik Universitas Tadulako dan semua lembaga pendidikan di wilayah bencana, kami
sampaikan doa semoga diberi kesabaran dan ketabahan, serta keadaan dapat pulih secepatnya,” terang Kadarsyah.

Source: kabarkampus.com