Home » Aplikasi » Meta Ingin Jadikan AI Benar-benar Bekerja Seperti Otak Manusia

Meta Ingin Jadikan AI Benar-benar Bekerja Seperti Otak Manusia

Meta menerbitkan studi jangka panjang untuk lebih memahami bagaimana otak manusia memproses bahasa. Para peneliti yang berpartisipasi akan mempelajari bagaimana otak dan model bahasa AI merespons bahasa lisan atau tulisan yang sama. Kali ini, Meta telah bermitra dengan NeuroSpin, pusat penelitian berbasis di Paris yang berfokus pada inovasi dalam pencitraan otak, dan Institut Nasional Ilmu … Read more

Meta Ingin Jadikan AI Benar-benar Bekerja Seperti Otak Manusia

Meta menerbitkan studi jangka panjang untuk lebih memahami bagaimana otak manusia memproses bahasa.

Para peneliti yang berpartisipasi akan mempelajari bagaimana otak dan model bahasa AI merespons bahasa lisan atau tulisan yang sama.

Kali ini, Meta telah bermitra dengan NeuroSpin, pusat penelitian berbasis di Paris yang berfokus pada inovasi dalam pencitraan otak, dan Institut Nasional Ilmu Digital Prancis (INRIA).

Tugas ini adalah bagian dari fokus MetaAI yang lebih luas pada AI manusia untuk mempelajari AI dengan sedikit atau tanpa pengawasan manusia.

Menurut perusahaan, AI telah berkembang jauh, tetapi tidak secerdas otak belajar bahasa, jadi ia mencoba menirunya dalam perangkat lunak.

“Dengan menggunakan wawasan yang didapat dari karya ini, kami akan mengembangkan kecerdasan buatan yang dapat memproses ucapan dan teks seefisien manusia. Saya akan memandu Anda,” kata Meta dalam keterangannya, Jumat, 29 April di blog resmi VOI. . ”

“Selama dua tahun terakhir, kami telah menerapkan teknik pembelajaran mendalam pada kumpulan data neuroimaging umum untuk menganalisis bagaimana otak memproses kata dan frasa.”

Menurut Meta, bahasa lisan membuat orang menjadi unik, dan memahami cara kerja otak merupakan tantangan dan proses yang berkelanjutan.

“Mengapa manusia lebih kuat atau efisien daripada mesin ini? Kami ingin mengidentifikasi tidak hanya persamaan, tetapi perbedaan yang tersisa,” katanya.

Sebagai contoh kemampuan otak manusia untuk memodelkan bahasa AI, meta dapat berarti warna dan buah yang membutuhkan waktu lama untuk dipelajari oleh AI, dan “oranye” hanya menunjukkan beberapa contoh. Anak-anak dikatakan telah belajar sesuatu.

Setelah kita memahami bagaimana otak bekerja lebih efisien, kita dapat mengadaptasi proses untuk bekerja dalam model AI. Studi ini menerbitkan dua makalah ilmiah yang merangkum temuannya.

Hasil pertama adalah model bahasa AI sangat mirip dengan aktivitas otak ketika mencoba mencari kata berikutnya.

Studi lain menemukan bahwa model bahasa diprogram untuk bekerja hanya pada kata-kata berikut, sementara otak dapat dengan cepat memprediksi kata-kata dan ide-ide. Mereplikasi otak di area ini dapat meningkatkan model AI.

Baca juga: Snap Luncurkan Drone Mungil Pixy yang Bisa Digunakan untuk Selfie